Ayahku (bukan) pembohong

Resensi buku novel



identitas : 

 Judul resensi :  Menelusuri arti (kebohongan) dibalik cerita cerita seorang ayah.

Judul buku : Ayahku (bukan) pembohong 

Penulis : Tere liye

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta

Kota terbit : Jakarta 

Tahun terbit : 2019

Cetakan ke : duapuluhlima (mei-2019)

Jumlah halaman : 299

ISBN : 9786020331584

Harga  : Rp. 78.000

Sinopsis

Novel ini mengisahkan tentang Damar yang tumbuh dengan cerita-cerita hebat dan menakjubkan dari ayahnya. Namun, seiring bertambahnya usia, Damar mulai meragukan kebenaran cerita-cerita tersebut. Ia kemudian berusaha mencari tahu kebenaran di baliknya, sebuah pencarian yang membawanya pada pemahaman yang lebih dalam tentang ayahnya, keluarga, dan arti kejujuran.

‌Unsur intrinsik:

Tema: Keluarga, cinta anak kepada ayah, kejujuran, dan makna di balik sebuah cerita.

Alur: Maju dengan beberapa flashback untuk menceritakan masa lalu ayah Damar.

Latar:

Tempat: Berbagai lokasi yang diceritakan dalam kisah ayah , rumah Damar, lingkungan sekitar.

Waktu: Masa kecil Damar hingga ia beranjak dewasa.

Suasana: Penuh kekaguman di awal, kemudian muncul keraguan, rasa ingin tahu, hingga haru dan pemahaman.

Tokoh dan Penokohan:

Damar: Protagonis, seorang anak yang awalnya sangat mengagumi ayahnya, kemudian menjadi ragu dan berusaha mencari kebenaran.

Ayah Damar: Sosok misterius yang diceritakan melalui sudut pandang Damar. Digambarkan sebagai ayah yang penuh cerita, penyayang, dan memiliki masa lalu yang misterius.

Ibu Damar: Sosok ibu yang sabar dan mendukung.

Tokoh-tokoh lain: Teman-teman Damar, orang-orang yang terlibat dalam cerita ayah.

Sudut Pandang: Orang pertama, melalui narasi Damar.

Gaya Bahasa: mudah dipahami, dengan penggunaan majas yang tidak berlebihan namun efektif dalam menggambarkan suasana dan emosi.

‌Unsur ekstrinsik

a.Latar Belakang Penulis: Tere Liye dikenal sebagai penulis yang produktif dengan berbagai genre, namun seringkali mengangkat tema keluarga, persahabatan, dan nilai-nilai kehidupan. Karyanya seringkali menyentuh emosi pembaca.

b. Nilai-nilai yang Terkandung: Nilai kekeluargaan yang kuat, pentingnya komunikasi dalam keluarga, makna kepercayaan, dan bagaimana cinta dapat melampaui kebohongan.

c. Kondisi Sosial Budaya: Meskipun tidak terlalu eksplisit, novel ini menggambarkan dinamika hubungan anak dan orang tua dalam konteks masyarakat modern.

perbandingan dg karya lain:

dibandingkan dengan cerita cerita novel keluarga yang lain, novel ini cukup menarik untuk kisah kepercayaan seorang anak terhadap ayahnya sendiri, 

kelemahan : terlalu banyak tulisan (tergantung selera pembaca masing masing), sedikit alur yang membingungkan.

keunggulan: memiliki desain sampul buku yang menarik, cerita yang menyentuh emosi.

‌penutup

kesimpulan : novel ini, "Ayahku Bukan Pembohong" adalah novel yang menghangatkan hati dan mengajak pembaca untuk merenungkan tentang hubungan antara anak dan orang tua, makna kepercayaan, . Meskipun memiliki beberapa kekurangan, novel ini tetap menjadi bacaan yang menarik dan penuh makna.

rekomendasi:

novel ini sangat direkomendasikan bagi pembaca novel yang menyukai genre kekeluargaan, cocok dibaca oleh segala usia, terutama bagi mereka yang ingin memahami dinamika hubungan ayah dan anak.

Comments

Popular posts from this blog

PENTINGNYA ATTITUDE DI SEKOLAH